Zaman sekarang memang zaman sudah edan, dan kata orang jawa
“yen ora edan ora keduman“. Apakah kata-kata tersebut memang sudah dijadikan semboyan untuk meraih keinginan sesaat manusia. Banyak dimedia masa, baik layar kaca maupun
elektronik memberitakan kerusakan moral serta kebobrokan moral manusia saat ini, bahkan saya juga sempat berfikir, apakah berita-berita seperti patroli, tangkap dan sebagainya tidak kehabisan berita?, dan buktinya setiap hari ada saja beritanya tentang kriminalitas.
Terutama saat ini yang lagi heboh adalah kasus aborsi. yang telah banyak terungkap dan beritanya pun sempat mencuat diberbagai berita di televisi. banyak tempat-tempat serta para dokter mengadakan praktik aborsi yang sebenarnya sudah ada undang-undang bahwasanya kegiatan praktik tersebut tidak dibenarkan baik secara hukum dan agama serta kode etik kedokteran. Bermula dari hubungan muda-mudi yang tidak normal sebelum resmi (belum punya SIM kawin), dan akhirnya kejadian yang seharusnya belum terjadi malah terjadi. Seperti kejadian kemarin setelah saya menulis
postingan ini, ternyata setelah saya pulang dari pemancingan, saya mendapatkan
kabar yang cukup mengejutkan. Yaitu ada yang melahirkan disekitar lingkungan saya karena hubungan gelap. dan yang lebih mengherankan lagi hubungan tersebut adalah hubungan antara
Seorang Perempuan yang ditinggal swami keluar negeri berselingkuh dengan seorang penjual sayur keliling .
Ya berita tersebut juga sangat menggegerkan lagi karena dari hasil hubungan perempuan tersebut berdampak pada masyarakat. dan memang sudah banyak kabar, memang hubungan yang tidak seharusnya tersebut banyak warga yang mengetahui, tapi warga sekitar juga tidak ada yang mengiraukan perselingkuhan tersebut. Apakah ini memang kiamat memang sudah dekat?, karena sudah ada tindakan asusila yang nyata-nyata didepan umum dibiarkan saja oleh warga sekitar.
CURHAT ADALAH SARANA UNTUK SELINGKUH
BERBAGI cerita dengan rekan kerja memang terkadang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban yang terpendam dalam hati. Sharing, curhat, hanyalah sebagai pelampiasan kekesalan yang kadang tidak bisa dengan mudah kita utarakan kepada keluarga, suami atau istri.
Curhat dengan rekan kerja wanita?Hmmm, bukan hal yang luar biasa, namun efek dari curhatnya yang bisa luar biasa. Berawal dari desah lelah, atau gumam kesal lalu disambut dengan pertanyaan ramah. "Kenapa? Kesal ya? Cerita aja biar kamu lega" akan terdengar sebagai sentuhan segar.
Kalau beruntung bisa menemukan teman berbagi yang cocok, bukan tidak jarang berlanjut jadi teman makan siang, lalu makan malam, dan teman bermalam minggu. Teman curhat yang merupakan lawan jenis, akan membuat Anda terperangkap dalam konsep, soulmate.
Dia akan menjadi pendengar yang baik buat Anda. Apalagi kalau memberikan tanggapan sesuai dengan keinginan Anda. Lalu Anda jatuh cinta. Sah-sah aja, asal jangan ada yang menanti di rumah (anak & istri).
Pria-pria yang sudah mantap berpikir, bisa menjaga untuk tidak terjerumus dalam sebuah perselingkuhan secara fisik, tapi apakah perselingkuhan emosi juga bisa dicegah. Ya, memang bukan melulu jadi konsumsi pria, wanita pun mampu demikian.
Ada pakar psikolog Amerika yang menyatakan bahwa selingkuh harus terdari dari 3 komponen, keintiman emosional yang melebihi perkawinannya, getaran seksual, dan kerahasiaan. Atau dengan kata lain, persahabatan menjadi pelampiasan perkawinan bahkan menggeser kedudukan lembaga perkawinan itu sendiri.
Kantor merupakan sumber terbesar dari sebuah emotional infidelity, demikian beberapa pendapat mengatakan. Sekalipun tidak harus mencapai titik di mana seks terlibat di dalamnya, tapi bagi mereka yang sudah berkeluarga dan terlibat dalam emotional infidelity, sudah merupakan sebuah pergeseran nilai.
Berikut adalah 10 tips untuk menghindari emotional infidelity:
- Urusan kantor cukup diselesaikan di kantor.
- Hindari "copy darat" dengan rekan kerja wanita.
- Bertemulah dalam kelompok jangan "one on one".
- Cari pilihan kata yang baik untuk mengakhiri sebuah pembicaraan yang bersifat pribadi.
- Jangan membicarakan masalah pribadi di luar jam kantor.
- Jangan berbagi perasaan sembarangan kepada orang lain.
- Jujurlah pada diri sendiri.
- Hindari sentuhan fisik dengan rekan wanita Anda.
- Jangan mabuk saat bersama rekan wanita (di luar jam kantor).
- Tunjukkan komitmen kepada pasangan, setiap hari.
- Mengenali diri Anda sendiri, apa yang Anda inginkan dan selalu bersyukurkan atas apa yang Anda miliki. (problem-anda)
FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB PERSELINGKUHAN
- Poligami tidak sehat;
- Krisis Aklak;
- Cemburu;
- Kawin Paksa;
- Ekonomi;
- Tidak ada tanggung jawab;
- Kawin dibawah umur;
- Penganiayaan;
- Tidak ada keharmonisan;
- Adanya pihak ke tiga
Demikian hasil surve kami semoga bermanfaat bagi kita semua.. ( forum perempuan dan anak)